Home Tutorial Hunwick?Profix
Tulis Dari Hati, Baru Dapat Menyentuh Hati
Showing posts with label Sayang. Show all posts
Showing posts with label Sayang. Show all posts

Sunday, February 9, 2025

Cepat



Kukira namanya sudah lari dari sudut-sudut hati, nyatanya dia masih menetap di sini.
Kukira segala tentangnya yang terkenang akan perlahan menghilang, nyatanya bayangnya masih jelas di sanubari.
Kukira semuanya sudah selesai, nyatanya masih ada hal yang belum usai.

Tidak kah terlalu cepat bila kini kau sudah melupakanku, dan menggantikan aku dengan seseorang yang baru?

Bukankah terlalu pantas, sedang minggu lalu baru saja tubuh kita bersatu namun kini kau terus berlalu.

Apakah tidak terlalu terburu-buru, mengingatkan baru sahaja kelmarin pertengkaran itu terjadi, tanpa mengatakan apapun, tanpa mengakhiri terlebih dahulu hubunganmu denganku.

Kini kamu sudah memiliki seorang kekasih baru?

Aku tahu, mungkin aku tidak sempurna dalam mencintaimu, kasih sayang, perhatian dan kesetiaan yang aku berikan, rasanya belum cukup untuk meyakinkan dirimu bahwa kau lah pemilik hatiku.
Bahawa hanya padamulah aku pasrahkan seutuhnya cintaku.

Disaat kita berdebat, aku tidak pernah berharap untuk menang darimu, aku hanya ingin menjelaskan apa yang selama ini aku rasakan, apa yang membuat aku sakit, dan memberitahu bahawa apa yang kau lakukan itu menyakitiku. Tetapi kenapa sukar sekali rasanya untuk membuatmu mengerti dan memahami.

Sebenarnya dari awal aku sudah mengira semua ini akan terjadi, tapi sungguh aku tidak menyangka semua akan terjadi secepat ini.

Sikapmu yang mulai berubah, percakapan kita yang terasa semakin singkat, dan ketidakbetahanmu untuk berlama-lama denganku lah yang membuatku sedar.

Kini bukan lah aku yang menjadi tempatmu untuk pulang.

Ada seseorang di luar sana yang tengah menjadi orang penting baru mu.

Seseorang yang mungkin peluknya lebih hangat dari pelukanku.
Seseorang yang mungkin genggaman tangannya lebih erat dari tanganku.
Seseorang yang cintanya lebih besar dari cintaku.
Seseorang yang mungkin lebih bisa membuatmu bahagia ketimbang aku.



Ingatkah kamu, dulu saat kamu mendekatiku, kau kata bahawa aku lah seseorang yang kamu cari selama ini. Kau kata akulah orang terlama yang kau cintai berbanding orang sebelumku. 

Seseorang yang paling layak untuk kau dampingi, dan waktu itu pun kamu berjanji bahwa aku akan menjadi cinta terakhirmu.

Yang tidak akan pernah kamu tinggalkan bahkan di dalam keadaan terburuk ku.

Kini janji tinggallah janji, seperti sedang amnesia kau dengan mudah melupakan segalanya.

Tapi tak apa, aku pun tak akan memaksamu untuk melanjutkan hubungan yang memang sudah sangat ingin kau akhiri.

Aku ingin selalu melihatmu senang walaupun itu hanya dari kejauhan.
Aku selalu mengharap agar kamu sentiasa dalam keadaan sihat.
Aku juga tahu kamu sudah hilang dari pelukanku.
Aku tahu kamu sudah luruh dari genggamanku.

Kamu mampu dengan cepat melupa. Sedang aku disini bermati-matian berusaha untuk menerima.
Mengapa sesulit itu rasanya?

Aku berusaha untuk menyibukkan diri, berusaha untuk melakukan pelbagai perkerjaan supaya bayangmu tidak muncul lagi.

Memang untuk sejenak aku akan lupa tentang sosokmu. Namun saat sendiri, bayangmu kembali menghampiri.

Ketika kehilanganmu itu aku merasa tuhan itu benar-benar tidak adil. Tapi ternyata aku salah membaca tandanya. Ku sangka, kehilangan kamu itu merobek hati dan merampas kebahagiaanku. Nyatanya tuhan menganti sumber kebahagian itu dengan orang-orang sekelilingku yang selama ini aku abaikan perasaan mereka.


Diam itu jawapan juga. Saat dia memilih untuk diam tak berbicara, mungkin saatnya aku belajar untuk berhenti menunggu. Terkadang, melepaskan lebih baik dari menanti. Aku tak perlu penjelasan yang tak akan kunjung tiba.

Pada akhirnya tetap aku yang akan di salahkan. Tidak akan pernah ada satu orang pun yang mengerti tentang apa yang aku rasakan saat ini. Tidak kamu, tidak juga dengan orang-orang terdekatmu.

Sekali saja, cuba kamu rasakan bagaimana menjadi diriku, bagaimana rasanya berada di tempatku. Mungkin kamu akan mengerti rasa sakit dan kecewa seperti apa yang harus aku tahan setiap hari.

Jika ada satu nama yang tetap tersimpan di hati, percayalah itu bukan lagi namamu.
Bukan aku yang menggantikannya, tetapi kamu sendirilah yang memadamkannya.

Aku akan mencuba mengikhlasi dengan apa yang terjadi, dan semoga kamu tak menyesal dengan keputusan yang telah kau pilih.

Dan ku mohon, bagaimanapun akhirnya nanti, ku harap kamu tak akan pernah mencuba untuk kembali.

Kerana di saat kau sudah memilih untuk meninggalkan aku dan memilih dia, seketika itu aku telah mengubah doa ku.

Semoga dia mematikan hatiku, semoga dia menutup seluruh jalanmu menujuku.
Dan semoga aku tak akan pernah bisa mencintaimu lagi, meskipun kamu jadi manusia terakhir di bumi ini.

Wednesday, September 27, 2023

Dewasa

Dengarkan sayang lagu ini untukmu
Selalu terlintas rasa rindu padamu
Menunggu awan bawa rasaku
Gelap malam menjawabmu
Bintang temani mimpi hatiku



Apakah dewasa memang seperti ini? Tentang sepi yang menjadi wajar? Atau hanya tentang diri sendiri yang bisa dipercaya?

Aku tidak menyangka bahawa dewasa bisa sesepi ini. Banyak cerita yang harus disimpan. Banyak keluh kesah yang harus tertahan. Banyak perasaan yang terasa lebih baik jika dipendam. 

Meski aku tahu bahawa Tuhan selalu menemani, tapi rasanya, aku tetap memmerlukan seseorang yang boleh diajak berbicara, mendengarkan isi fikiran dan bertukar pendapat.

Dulu, aku pernah meminta agar debar itu disegerakan sirna. Tapi Tuhan memperlakukan aku seolah tidak pernah mendengar pinta itu.

Ia membiarkan debar itu semakin penuh pada ruang yang tidak begitu luas. Mempersilakan aku untuk jatuh cinta sejatuh yang aku bisa. Membiarkan aku bergembira pada khabar dan haluan yang aku buat. Hilang kendali, dibuat senang oleh prasangkaku sendiri.

Sampai suatu ketika, Tuhan mendatangkan kejadian untuk menyampaikan suatu pesan yang paling menyakitkan. Menguris habis hati yang penuh dengan harapan. Membakar bayangan yang menjadi memori paling bodoh untuk disimpan. Ketika itu, jatuh cinta menjadi bahagian terpahit bagi manusia yang dibunuh oleh prasangkanya sendiri.

Sampai disini aku faham, bahawa Tuhan selalu mempunyai cara terbaik untuk menjawab pinta seorang hamba-Nya. Tuhan tidak hanya menghilangkan debar itu saja, tapi membuatnya tidak akan kembali lagi.  Menginginkan agar debar itu tidak lagi punya kesempatan untuk dikenang kembali dengan perasaan senang. 

Menunggu rengkuh yang penuh, dari waktu ke waktu, dari rindu menuju rindu.
Menanti dekap yang hangat, dari masa ke masa, dari cinta menuju selamanya.

Berapa kali mengupayakan suatu hubungan, berapa kali juga ia begitu susah untuk dipertahankan. 

Yang lama seringnya mudah untuk kalah, dan yang baru terlalu mudah untuk menang. Betapa luar biasanya kita membangun dan mempertahankan suatu hubungan dengan manusia, sedangkan hubungan dengan pencipta, sering kita lalaikannya.

Apakah persahabatan ketika dewasa memang seperti ini: mempertahankan, takut ditinggalkan, lalu berujung sepi dan ramai hanya dalam pikiran.

Apakah aku sedih? Tentu saja. Impian itu sering kusebut dalam pinta. Semoga saja, ketika telah pantas impian itu bisa kuraih lagi dengan diri yang telah lebih siap. 

Kadang aku berpikir, bagaimana perasaanmu jika mengetahui bahwa aku adalah salah satu orang yang melangitkan pinta untuk segala pada hidupmu?

Segala doa telah pun kulangitkan. Kalaupun ia belum terwujudkan, mungkin rasa sabar masih harus terus dipanjangkan.

Aku memaafkan semuanya walaupun tidak ku tahu kesalahan mana yang harus aku maafkan. 

Kalau memang bukan dan tidak ada takdir-Mu di dalamnya, semoga aku dimampukan untuk memulai langkah baru dengan hati yang lebih lapang. Sebab jika memang begitu, bererti aku sedang meniti jalan yang membawa aku kepada ketetapan-Mu. 

Aku sepenuhnya yakin, bahawa apa yang telah terlakar tak akan mungkin tertukar. Aku mohon supaya tuntun aku, bagaimanapun akhirnya.




Rasa-rasanya setelah aku telaah kembali, kebelakangan ini tulisanku banyak yang mengutarakan perihal perasaan, galau, hati dan pasangan.

Teringat sebuah pesan yang mengatakan bahawa seseorang hamba akan diuji dengan apa yang paling ia inginkan. Mungkin itulah yang kini menjadi ujian.

Ya. Aku akui.
Soal jodoh dan pernikahanlah yang menjadi perkara yang aku sungguhkan.

Di setiap pinta yang melangit, terselit di celah-celah pinta itu tentangnya. Tentang dia yang masih rahsia. Sampai akhirnya tuhan benar-benar mengujiku dengan segala kegalauan dan kegelisahan. Penantian yang akhirnya membuat topik perbicaraanku tak jauh dari hal itu.

Salahkah aku?

Entahlah. Mungkin fikiranku masih terlalu mentah menilai ibadah hanya semata sempurna dengan menikah. Sampai akhirnya hanya itu yang sering berpinar di kepala. Menggalaukan dia, mencari-cari keberadaannya.

Padahal, masih banyak hal lain yang saat ini sepatutnya aku seriuskan. Berbakti kepada orang tua salah satunya.

Tuhan, tolong tuntun aku. Tuntun aku menapai jalan amalan terbaik menujuMu saat ini.

Saat hambamu ini masih sendiri.

Thursday, February 9, 2023

Kosong

Alternate Exterior angles of Parallel lines & their Transversal

Pada gemuruh ombak yang serak, aku mendambamu dalam balutan jarak, teriringi deras tangis terisak, rinduku tak terbendung beranak-pinak; meruak.

Akhir-akhir ini, hubungan kita semacam dua jenis garis yang sering kita temui di buku matematik saat bersekolah.

Kata mereka garis itu garis paralel dan garis berpotongan.

Garis paralel. Bersifat sejajar dan sama, persis dengan kita. Sepanjang tahun bersama, melewati bersama berbahagi cerita. Saat seorang berduka atau gembira, maka yang lainnya turut merasa. Namun, kita sekadar jalan bersaing, tanpa bisa menyatu sekalipun.

Garis berpotongan. Bertemu di satu titik dan berpisah setelahnya, yang tengah terjadi pada kita. Tahunan bersama, jenuh kerap yang kau rasa. Jauh-jauh kau berkelana, aku pula yang dilupa. Aku takut menjadi titik pertemuan takdir yang kau lintas dan kau lepas.

Namun, satu yang pasti. Apapun kita, aminkan bahawa apa yang kita cari itu adalah yang terbaik. 

Untukmu, untukku, untuk kita.


Pin en loves

Kehidupan ini banyak meminta kita untuk menerima keadaan. 

Sedia tidak sedia, mahu tidak mahu, kelak yang ditakdirkan pasti akan terjadi. Tidak mungkin rasanya untuk aku mampu menepis rasa sakit yang menyebalkan hati, air mata ini juga berhak jatuh menitis seperti senyum yang berhak melengkung. ltu baru adil namanya. 

Air mata tidak diciptakan sia-sia, ia berhak jatuh berderai di saat lisan terbata-bata menyampaikan sakitnya perasaan. Air mata berhak turun mengalir dengan deras, bersamai doa yang samar, serak yang tidak jelas.

Dunia ini begitu tidak terduga. 
Ada yang menangis di atas kenderaan, ada yang menangis di sejadah rumah ibadah, ada yang menangis saat di malam tahun baru, dan juga ada yang menangis di sudut kisi-kisi rumah.

Tidak ada yang benar-benar kuat. Kita tidak pernah tahu bila dan di mana seseorang menjatuhkan air matanya. 

Air mata juga boleh menguatkan, kan?

Setiap mengingatmu, lidahku selalu kelu. Kata-kataku berhenti di halaman tentangmu. Sudahlah. Sampai bila kau akan terus menghantuiku? Bukankah sudah kau relakan kisah kita berubah menjadi sebungkus kenangan? 

Hah... ya. Bukan kau yang menghantuiku. Akulah yang masih saja mencari-cari bayangmu dalam sekeping ingatanku. 

FLY WITH ME IN ANOTHER WORLD on Tumblr

Aku tak punya judul untuk tulisan ini. Sama seperti hari kelmarin, pikiran aku masih memutar kaset lama tentangmu. Rindukah aku?

Entahlah. Mungkin hatiku sedang mencuba berdamai mengeluarkanmu. Tidak baik memendam namamu terlalu lama bukan? Jejakamu pasti kesal jika tahu namamu ada di hati jejaka lain. 

Bagaimana dengan malammu? Pasti kini kamu sedang membunuh waktu lewat malam di udara bersamanya. Seperti kita dulu. 

Ya, hanya itu yang tersisa dalam diriku setelah perpisahan kita yang pilu. 

Monday, January 14, 2019

Friends?




All these words in my head, I got so much to say.
But when I open my mouth, the words all fade away.
I don't know how to put things, can't say how I feel.

I knew some people could change.
You just said you never will.
Text me late at night, asking me to chill.
And although I always knew I'd sit there questioning the deal.

The way you made me feel,
Told me that you loved me,
That you'd never break my heart,
But damn I wish you could see,
How you tore my world apart.

You made the bad days good,
You always made me smile,
I knew you always would,
At least for a while.

But people start to change, and you gotta change too.
Realize you're worth more, and keep on pushing through.

I'm so scared to get hurt again... I'd rather be alone.
I'm so scared I might lose a friend... I'd rather have none.

After one by one go and leave me, it's a lies if I'm not sad.

Maybe, traumatized to know people. Because they always come and go.
People said it's a life, it's normal for people to come and go.
But the feeling isn't the same.

It's really hurt. To know you just for you to left me again.

I'm sorry for all the pain I caused you.
I take all the blame. I know I was stupid.

Now I lost you.
I feel like a part of me has been taken away from me.
It hurts so much when my mama ask me about you.



........................................

...................

......
.



Everyone of you is special in your own way.
There's nothing more than that to say.
Just be what you wanna be, something we've never seen.
Energise the world like it's caffeine.
Spread your happiness, spread your love.

Live every moment like its your last.
Live like its gonna be a blast.
Because life goes super duper fast.

I understand what you're going thru, beat me to the ground saying I'm not done with you.
Had some pretty darks you probally did too, maybe even worse?
But I still understand what you're going thru.

Just dream big, believe in yourself.
Don't rely too much on people to help.
Cause people know how you felt.
So hold yourself together like a belt.
Talk to someone, a friend or love.
They will help you the best they can.

Soon you will be running across the land.
Saying it's over, I'm free, now I can finally see.

Thank you for helping me, for what I am today.
I don't want to think about yesterday.


Yesterday is history, tomorrow is future.


........................................................

.....................................

.................

Adios :)

Wednesday, November 1, 2017

Small things in my life?

Aku duduk diam.

Pandang diari.

Pandangan kosong.

Sebelah aku Syf. Tidur.
Sebelah dia Aliaa. Tidur juga.
Sebelah Aliaa ialah Myeaa. Tapi dia takda.
Sebelah dia Farahin. Tapi dia pun tidur.

Kenapa semua tidur?

Mmmmm....
Syf Syf, kenapa pandai sangat?
Kenapa pandai, tapi suka baca anime?
Kenapa pandai, tapi bawak phone?

*so nak pandai silalah baca anime dan main phone ya?

Sapa ikut dia tak bijak macam Syf. XP

Aliaa Aliaa...
Kenapa comel sangat masa tidur.
Macam panda. Yang sorokkan kepala dengan tangan dia.
Kenapa dah tak main hoki?
Tak kesian ke aku sorang je wakil batch kita?

Myeaa Myeaa...
Kenapa gelak kelakar sangat?
Kenapa mudah terhibur?
Kenapa aku buat lawak hambar pun kau gelak?
Kau memang suka gelak ke atau cuba nak elakkan aku daripada malu?

Painn (Fainnn Fain)
Kenapa senang ngantuk? Stay up ke?
Kenapa kuat makan jajan? Tapi kurus keding?
Kenapa kalau kau gelak, kalah Myea?
Kenapa selalu tunjuk muka stres?

Aku aku.
Kenapa aku sorang je lelaki dalam group ni?
Kenapa still belajar, even ni bukan course yang kau nak?
Kenapa cepat sangat terasa?
Kenapa sensitif sangat?
Kenapa cepat sangat bagi expression?


Duduk,kiri ; Fainn, aku, Myeaa
Bawah,kiri ; Syff, Aliaa



Aku baca diari.

Baca cerita lama.


Entah kenapa. Mudah sangat tersentuh dengan perasaan.
Padahal bukan benda besar. Okaylah.
Benda besar, kot bagi aku.

Sebab sekarang hati aku macam rapuh.

Bila sorang-sorang orang yang aku sayang pergi.

Dan buat aku takut nak sayang orang.

Buat aku takut nak hilang seseorang.

Tapi bila aku sayang seseorang, itu bukan beshe-beshe (biasa-biasa) punya sayang.

Dan sayang saya pada awak pun bukan beshe-beshe. Kahkah.


"I give you all of me give me all of you"
Tatiana Manaois


Tambah lagi bila tengok tulisan di papan putih.

"5 Syafie. 27 Hari lagi nak tengok muka korang."

Mmmmm. Dah tak lama.
Untuk aku jumpa korang.
Untuk aku gelak dengan korang.
Untuk borak-borak dengan korang.
Untuk kita selfie lagi?
yelah kat klcc tak dapat kan HAHAHAHA

Bila lagi nak jumpa?

Mungkin kalau panjang umur, 18/3/2018 ?

Aku harap kau tak lupa diri.
Aku harap kau tak lupa secebis kenangan yang kita bina.
Aku harap, kau tak lupa seketul Najmi Hunwick yang sentiasa menitipkan doa buat kalian.

Dan saya harap, awak tak lupa kata-kata awak nak pergi Klcc lepas habis sekolah. :)

Semoga kita sama-sama berjaya.
Tak dapat straight A pun tak apa. Sebab tu bukan tujuan kita hidup,
Kita hidup nak capai reda-Nya.
Tak berjaya dlm exam tak bermakna hidup kau musnah.
Allah dah tulis awal-awal dah result exam kau.
Sebelum kau lahir lagi.



"Hua' a'lamu bikum."
An-Najmi : 32


Percayalah, setiap yang berlaku, pasti ada hikmah.
Pasti sudah tertulis di Luh Mahfuz. Maka kau cuma perlu bersabar dan reda.


Pada seketul Najmi.
Moga tak cepat terasa dengan benda-benda yang tak betul.
Overthinking sucks, as always.

Aku cuba hadam pesan Mato.
Agar tak letak pengharapan pada manusia. Sebab manusia akan mengecewakan.
Maka aku akan mengharap cuma pada Dia. Kerna Dia yang memegang Hati Hambanya.

Doa aku tak akan pernah putus.






.............



......



...



.

Kenapa...

Kenapa awak cakap dengan mereka ja?

Kenapa tak cakap dengan saya?

Kenapa...

Kenapa awak jalan dengan dia?

Kenapa awak tak jalan dengan saya?

Dulu sekali je kita jalan sama-sama.

Kat trek sekolah. Dua pusingan. Ingat tak?

Awak tak pernah jalan dengan saya lagi.

Kenapa eh?



......



..










.






Saya nak merajuk ...

Saturday, October 14, 2017

Give me strength




Have you ever felt so lost? Empty? Alone?
And completely give up on everything that is not worth fighting?

Well yes, I feel you.
I can't run away from those feelings sometimes especially because I'm always alone at home.

Oh Allah, I'm seeking for your bless.

If this endless problems and obtacles in life is one of Your plan to make me strong,then please.
Give me that stength.

Lead me to the right way.

I'm just a small boy in Your world.

Trying to learn the meaning of life.
Trying to love someone that can help me to get to your Jannah.
Trying to love someone that not love me back.
Trying to change every single bit of me,
That is so cruel, selfish and annoying. To a better one.

The fact is that I think everyone (except my bestfriends) is hurting.
And they want to see me fall and never get up again.
Which is just really devastating.


To be honest, I think I'm kind of grounded now.

I don't even want to open my phone.

Because there's no any text from you.

Haha I thought you'll come and find me.

But you're not.



Sorry for those who have texted me and didn't get any response.
It's just me, who don't want to open my own phone.

Because my hearts breaks,

Everytime I see your name.
Everytime I see your status.
Everytime I see your InstaStory.





Its hurts. Seriously. 

Its hurt, 

so much.


They rarely admit if they're jealous or hurting, don't know why?
Maybe its because they thought after all this time,
You'll find out by yourself.
You'll know what hurts them and try not to do that ever again.

Especially when you've done the same mistakes over and over again.

Dear someone,

I'm sorry I'm too fragile and sensitive.
I'm sorry I get mad because of small things.
I'm sorry I didn't mean to.

But yes, I can't fake a smile forever.
It's obviously just ... a waste of time?

Maybe some girls or boys (too) fake a smile so people won't ask them,
"Hey, what's wrong?" "Are you okay?" "Keep strong babe."
Listen to their problems, say it's okay. Chill.
And then leave. Is that how it really works?




Right now, I'm hard to get attached to someone.
But when I did, I really don't wanna to lose her.
But what can I do? If we're not meant to be together.

But I keep pray to God, asked Him to make us to be together.
I"ve keep praying for a year, and its still counting.
For the rest 8 years.
InsyaAllah.

Maybe, maybe.
We're not really meant to be.
Okay, in that case, fate should step in and yes, I'll try my best to accept everthings.

What I really learned about life,
It goes on.

What I really learned about love,
It doesn't last.

What I rally learned about people,
They change fast.

Oh, this week is the saddest maybe.
I don't know why.
Too many tears were shed.
I just spent most of the week with sckething your picture.
Luckily, it works.

I seem to forget everythings for a while.
I sleep a lot too.
And I forgot to eat sometimes.

And this is my new job.




Sleeping.


My stomach really hurts till now.
I'm not really sure what's happening but it fells like gastric.
Hence, when I knew you had been suffered from virus attack at school.
I'm bit worried.

I hope you get well soon.

I miss to see you smile.
Eventhough it's only from your handwriting-from your note



:)



Urm, more painful?

I'm just like suffering this kind of someone-stabbing-at-my-stomach-with-a-knife
I felt it pain, more than a week so yes, I'm kind of afraid.
Maybe I'm gonna go to clinic tomorrow?

Well you, lucky that a doctor came and see you.

I hope that you'll recover faster.



Till now, I still remember the qoute that my ex-bestfriend used to love.

"Life is like a roller coaster. It has its ups and downs.
But it's your choice to either scream or enjoy the ride."




So hey, lets just stay positive.

Okay I should stop now.

It's 1.20 a.m. already.

Bye and sorry for any mistakes I've done.

Salam Alay'k

Monday, September 4, 2017

Stay or Leave




That terbakar-kecewa-sedih-patah hati-cemburu-marah dan sebagainya bila orang yang kita suka, suka orang lain.

Aku pernah cakap dulu.

Dalam hidup kau akan jumpa ramai orang.

Dalam hidup kau akan hilang ramai orang.

Termasuklah orang yang kau sayang.


When you try your best but you don't succeed
When you get what you want but not what you need
When you feel so tired but you can't sleep
Stuck in reverse



Kadang bila kita sayang dah orang tu, dia pula yang tinggalkan kita.

Kadang bila orang sayang dah kita, kita pula yang tinggalkan dia.

Paling sedih bila kita dah betul-betul sayang, tapi orang yang kita sayang, pergi.

Pergi dengan janji yang dulu dia beri.

Pergi dengan alasan, dah ada orang ganti.


And the tears come streaming down your face
When you lose something you can't replace
When you love someone but it goes to waste
Could it be worse?



Aku pun lalui benda yang sama.

Dan aku pun tatau macam mana perasaan suka tu boleh muncul.

Mula-mula aku abaikan. Sebab selalu kalau aku abai perasaan tu akan hilang sendiri.

Tapi kali ni perasaan tu sumpah lain macam.

Makin aku cuba nak lupa, makin aku ingat.

Makin aku cuba untuk tak peduli, makin aku tercari-cari.

Dan aku tatau macam mana nak mengelak.

Sebab aku akan jumpa kau juga, dalam kelas.


Lights will guide you home 
And ignite your bones
And I will try to fix you


To mi amor,

I really like you. A lot.

I know sometimes I mess up and do things that make it seem like I don't care but trust me...
You're my world.

But when you hurt me, you laughed.
And you left me for him as he promise you the world, while I promise you loyalty.

Thank you for loving me only when you needed someone to love you.
You led me to understand that in times of our need for love, our hearts are the most beautiful.
Thank you for leaving me when I needed you the most.
You led me to myself.
You led me to needing my own heart.
You led me to my voice.

Don't you ever think that I'll hate you.
You taught me more than any books could ever taught me.
About love, life and authenticity with my feeling.

When you give me Cadbury (i still keep it), food and gift.
When we exchanged the sticky note.
When we walk together on the track, two round during riadah and talking.

Our small, stupid conversations mean so much more to me than you'll ever know.

I love it when you talk to me first.
All I can say is you make me happy and I just love you.

Maybe it's okay to love you from a far.
I hope you find a love that build you, empowers you and strengthens you.

I hope you find a love,
That make you love,
To love.


And high up above or down below
When you're too in love to let go
But if you never try you'll never know
Just what you're worth


Melepaskan tak mudah.

Sayang pada orang ambil masa nak cipta. Ambil masa nak hilang.

Tapi, perasaan ni aku tak cipta.
Dia hadir dengan sendiri, hadir tanpa aku sedar.

Dan aku harap perasaan ini berbalas, sebelum aku tawar hati.


Lights will guide you home 
And ignite your bones
And I will try to fix you


Dan kadang-kadang kelakar bila sayang orang yang tak sayang kita.

Lagi kelakar bila ada orang tahu yang orang yang kita sayang, sayang orang lain.

Tapi dia tak bagitahu kita.

Ini sumpah keji punya perangai.



Tears stream down your face
When you lose something you cannot replace
Tears stream down your face and I
Tears stream down your face
I promise you I will learn from my mistakes
Tears stream down your face and I


Aku akan terus berdoa.

Sebab aku dengar, doa boleh ubah takdir.

Cukuplah, aku dah penat biarkan rasa ini kawal diri aku.

Dah tiba masa untuk aku buat pilihan.

Stay or leave :)






"Weh Najmi cepatlah, nak gerak dah ni."
"Eh sabar jap. Tunggu aku habiskan lagu ni."


Lights will guide you home 
And ignite your bones
And I will try to fix you

"Dah habis dengar belum?"
"Okay dah."

Aku matikan tuan muda iPod aku.

"Kita nak pergi mana?"
"Kita pergi jauh."







***


Anyway, i'm a writer.
Don't take my words personally.
I write story based on what i feel and i see
That doesn't means everything I write is about my life. 

Let alone, myself.


Saturday, August 26, 2017

Mi amor




Ini mengecewakan dan menyedihkan. 
Dua perasaan dalam satu masa.



Bila otak kau penuh dengan benda yang tak terkata.'
Benda yang kau tatau nak luah macam mana.

Hala tuju aku makin kabur. Hari demi hari.
Sumpah aku keliru.

Luka tak tak nampak ni, yang dalam hati ni, sumpah menyakitkan.
Jeritan tanpa suara ni cukup memilukan.

Sampai tidur pun tak cukup.

Neraka pun wujud kat dunia ni. Sumpah. I swear to God it exists.

Dalam sejuk malam yang menyapa.
Dalam gelap masa yang memenuhi hari hari kau.
Dalam kesedihan ini, memori sedih yang buat aku hairan.
Seorang. Dan sejujurnya, keseorangan.


********************

Orang sekeliling aku buat-buat macam depa kenai sangat dah aku.
Judging aku macamlah hat depa yang cipta aku nuhhhh.

Bona-fide.
They did create me.

Depa bentuk aku untuk jadi orang yang depa nak aku jadi.
Walaupun untuk bagi depa punya impian tercapai, aku kena pakai banyak topeng.

Aku pakai topeng untuk tutup diri aku yang sebenarnya.
Aku kena senyum.
Senyum paling manis aku boleh buat, hasil dari tangisan yang paling masin.
P/s : air mata masin kan? Ke korang tak pernah rasa? Oh, sikit sangat air mata korang


Itu menyusahkan. Dan hidup takkan pernah senang.

Kalau hidup ni senang, takkan ada Usain Bolt.
Kalau hidup ni senang, takkan ada Bill Gates.
Kalau hidup ni senang, takkan ada Adolf Hitler.
Kalau hidup ni senang, takkan ada Rasulullah.

Rasulullah tu lagi layak hidup senang.
Dia lagi LAYAK hidup senang.
Tapi kenapa dia bersusah payah sebarkan Islam?

Untuk siapa?
Untuk kita.

****************




Aku bagitahu kau, aku gave up pada kau, pada kita.
It actually me who gave up on.
I gave up on myself.

Aku takkan pernah buat kau gembira.
Aku takkan pernah buat kau senyum. Sebab aku tatau senyum tu apa.
Dan aku takde idea, bahagia tu apa.

I swear to God when I said "it's not you, it's me." I was being brutally honest.

It wasn't your fault, never is, and never will be.

My sadness is immortal. It can't be killed.

No matter how many times we tried.

We ain't killing it.

We're killing me.

I've always wanted you, but you're an angel who fell in love with a demon.
And I'm the demon, who fell in love with the sweetest, prettiest angel.

I'm the demon. Wearing a mask of a monster, who is wearing a mask of a fallen angel.
Who is pretending to be the most decent person you've ever met.

Sadly, mi amor, life is a constant battle of good and bad.
Heaven and hell aren't one.
They are separated, yet they're joined into one, in which we call it, This World. 

*****

This heartache is unbearable.
The whispers are real.
The pain is inevitable.

*****

Tonight, I took a few sips of liquor, and take a couple puffs of cig.....
Tonight, I took the blade, and slowly cut it along my thigh.
Tonight, I stood on a rofftop, screaming my lungs out.
Tonight, I stared at the night sky, it's brighter than my life.
Tonight, I took a final glance at your photograph inside my wallet.
Tonight, I cut of our polaroid into two, separated us.
Tonight, I burn the note you gave to me.

Tonight, I decided to end this all, make it fast so the pain won't last. I hope.

I'm sorry you had to fall in love with a demon.
I should've known where I belong.

I'll be loving you from afar.
Just as how I've been doing so far.

I'll be loving you for a million years.
I'll be waiting for you.

I choose to follow my dream.
Eventhough it will never be reality.

I love you, but I hate myself.
And truly, one can never learn to love others when they don't know how to love themselves.


*******************

"So let me just give up.
So let me just let go.

Let me just stop trying.
Let me just stop fighting."

~ Katelyn Tarver, You Don't Know ~



Friday, August 25, 2017

Feelin' Bad


I took this picture by myself using my iPhone SE.




When you read this, please do this :
Song ; Green Pastures
Emotion : Crying
Open it and hear it while reading.

Entri ni bukan entri yang bermanfaat.
Bukan juga mengandungi apa-apa info tentang sekolah, negara mahupun ikan di laut.
So kalau nak baca, baca.
Kalau taknak, scroll bawah dan baca entry lain.

Atau komen lah sikit.
Korang ni malas betul. 
Bagilah aku semangat sikit nak terus menulis.

***************************************************************

Entri ni sekadar coretan aku.

Tentang apa yang aku rasa.

Tentang apa yang aku nak luah.

Sebab ni kan medan aku berkongsi rasa.

Orang kata, apa yang kau buat, kau akan dapat balik.

Maksudnya, kalau kau buat jahat kat orang lain, orang lain akan buat jahat pada kau.
Kalau kau buat baik kat orang lain, orang lain akan buat baik pada kau.

Mungkin orang yang buat jahat atau buat baik pada kau tu bukan orang yang kau buat jahat atau baik padanya.



Tapi, kau akan tetap dapat balasannya.

Tapi setakat apa yang aku dapat, sebaliknya.

Aku buat baik pada orang lain, tapi orang lain buat jahat pada aku. Aniaya aku.

*******************

Aku cuba jadi baik. Setidaknya aku dah tak sedajal dulu.

Aku dah tundukkan pandangan bila berselisih dengan perempuan dekat kaki lima.

Aku dah tak rapat dengan perempuan.

Aku cuba pastikan aku sentiasa ada wudhu.

Aku tengok video kuliah Ustaz Don Daniyal Don Biyajid.

Sampai aku download video dia dalam youtube masuk dalam laptop aku.

Semua qasidah, ayat quran yang dia baca, aku save. Masuk dalam tuan muda iPod.

Aku dah mula hafal al-Quran. Aku dah mula belajar baca wirid, baca doa selepas solat.

Aku solat malam. Hari-hari solat taubat. Solat tahajjud.

Tak aku bukan nak tunjuk ibadah aku. Konon macam aku bagus sangat dari korang.

Jangan salah faham.

Aku nak cakap, kenapa aku buat baik, tapi masih banyak keburukkan yang aku kena?

Ibadah aku tak sempurna ke? Mungkin.
Aku buat nak menunjuk? Mungkin.
Aku berubah sebab manusia? Mungkin.

Ah, tu saja kemungkinan yang aku terfikir.



***********************

Aku belajar setia.
Sebab aku takut ditipu.
Aku takut adik-beradik aku dapat partner yang tak setia

Aku masih ingat tarikh tu.
14 Jun.
Janji kau untuk 9 tahun.

Aku setia.
Tapi.
Hahaha kelakar.
Aku pulak yang kena.
Betullah orang kata juga.

Kadang kita elok dah nak berubah,
Tapi orang sekeliling yang buat kita makin taknak berubah.

****************

"Kita ada apa-apa ke?"


****************

sampai satu masa tu, aku rasa aku dah jatuh atas kaki aku sendiri
aku rasa aku dah tak mampu bangun lagi dah
aku dah tak mampu nak menangis lagi dah
aku dah tak nak jumpa siapa-siapa lagi dah
aku nak hilang ingatan 
aku macam hilang semua benda
hatta semangat untuk terus hidup
tapi Allah sayang aku lagi
 kalau ikutkan aku dah padam dah
tapi Allah izinkan aku untuk terus menyala






Aku cuba cari silap aku.
Tapi aku tak jumpa.
Okey sebenarnya apa salah aku?
3 kali benda sama.






Kalau al-Quran kata perempuan baik untuk lelaki baik
Perempuan jahat untuk lelaki jahat
Maka aku terfikir.
Aku jahat ke?









Saturday, December 10, 2016

Percaya



"I trust you gila but you betrayed me aduhhhh level trust tu dah jatuh level berapa dah"

I said this, when I know you'd lied to me.

-2016

****************

Sejak aku mula kenal kau, aku nampak.

Kau bukan jenis yang jujur untuk semua benda.

Ada benda yang kau tipu aku.

Dan kelakar bila aku tengok kau nak mempertahankan penipuan kau.

Sebab aku dah tahu perkara sebenar.

Betul, kata-kata 'aku sayang kau' pada aku.

Tapi salah aku juga.

Bila aku tak percaya kata-kata kau yang satu itu.

"Trust no one"

Aku tetap dungu untuk percayakan kau.

Jadi, aku layak untuk terima hukuman ini.


***************


Percaya ni satu benda yang susah kita nak dapat.

Percaya ni satu benda yang susah kita nak beri.

Tapi percaya ni senang nak pecah, senang hancur.

Kadang tu makan berbulan untuk cipta kepercayaan.

Tapi tak sampai seminit kepercayaan tu boleh lenyap.

Kau pun tahu kenapa kan?


***************

Ada benda yang kau boleh percaya.

Ada benda yang kau tak boleh percaya.

Sebab bila kau percaya, boleh jatuh hukum syirik.

Sebab bila kau tak percaya, boleh jadi murtad.

Haaa betullah, rukun islam rukun iman.

Bomoh 1 Mesiaaa. Eh


**************

Bila kepercayaan musnah, hubungan sesama insan turut rasa kesannya.

Tak kira sama ada

Kawan baik

Kawan tak baik

Jiran depan rumah

Pak Cik jual aiskrim

Suami isteri

Orang yg ada hubungan istimewa *paham sendiri

Kau

Daripada biasa bertegur sapa, terus bermasam muka.

Daripada selalu memberi pertolongan, terus di beri santau

Daripada nampak kebaikan, terus kau cuma nampak keburukan

Nampak tak kesan bila kau buat orang tak percayakan kau? Sebab kau sendiri?

Aku cuma mengharapkan kita semua hidup dalam keadaan harmoni.

Tak payahlah sesama 'public figure' ni nak bergaduh

Aku takpa.

Aku bukan public figure. HAHAHA


****************

Banyak hati yang terluka bila tertipu.

Bila kepercayaan tu dah sebati dalam diri, kau dengan mudah carik untuk keluarkannya.

Banyak hati yang menangis.

Bila jerih payah tak dihargai tapi diracuni.

Aku juga.

Menangis dalam diam.

Sebab aku tak nak orang sekeliling aku sedih.

Pesan kau tu aku semat dalam hati.

"trust no one"

Betullah tu.

Nak percaya pada bayang-bayang sendiri pun tak boleh.

Sebab bila gelap dia pun tinggalkan kita.


*****************


Ah peduli apa.

Aku tetap nak percaya pada orang yang aku nak percaya



******************


Aku tegur sebab sayang.

Kalau benci, aku tegur cara lain.

Hahahaha kemain mudah terhibur sekarang.

Okay okay.

Adiosss

Saturday, November 12, 2016

Sayang




Aku cerita pada tuhan.
Pasal kau.
Aku minta pada tuhan.
Supaya jaga kau.

***





Aku dah lama tak menangis.

Sebab aku fikir aku kena kuat.

Aku lelaki. Mana boleh nangis.

Tapi aku silap. Sebab



********


"Kalau hidup sentiasa best je nanti boring lah nanti"
- Nuwa -


********

Ya, Aku nangis lagi. 

Sebab kau.

Kau yang buat aku menangis.

Cuma aku tutup tangis aku dengan tawa.

Supaya orang lain tak salahkan kau.

Tapi bukan setiap masa aku kuat.

Ada masa aku tersungkur juga.


Sayangnya, sebab cuma aku seorang yang rasa.

Sayangnya, sebab kau tak pernah nak faham.


Kalau kau fikir aku sayang ramai orang,

Kau betul.

Tapi kalau kau fikir aku tak sayang kau,

Kau salah.


Memang aku sayang ramai orang.

Tapi sayang aku pada mereka tak sama macam sayang aku pada kau.

Sayang,

Sebab aku dah sayang kau.


Sayang juga.

Sebab semua dah tahu.

Cuma aku yang masih meraba-raba.

Mencari kebenaran.

Dengan kau yang masih mahu menutup bangkai berbau.

Semua di luar heboh berkata itu ini.

Sedangkan aku tak tahu abjad apa untuk disusun mengukir kata.

Tak tahu nak kata apa.

Tak tahu nak luah apa.


**************


Kenangan tak pernah mati.

Aku selalu membayangkan.

Kau selalu melupakan.

Dan aku rasa peritnya hati.


*************

Makin lama makin ramai kenal orang.

Makin banyak hati yang nak kena jaga.

Kadang hati sendiri terluka, sebab jaga hati orang lain.

Kadang tak tahu macam mana nak jaga lagi hati orang.

Hilanglah kau wahai kesedihan.

Hilanglah kau wahai kekesalan.

Hilanglah kau wahai kesakitan

Namun jangan kau yang hilang meningal pergi


********

Kau sedih

Tapi kau tak cerita

Kau tak luah kau tak kata

Tapi aku dapat tahu dan rasa.

Hei, pada aku kau boleh cerita

Aku sudi jadi pendengar setia.

Nak luah rasa pada aku pun, sila.

Cuma jangan diam memendam rasa.

Aku tak suka.

Kalau kau sedih sebab aku.

Maafkan aku.

Baritahu pada aku.

Beri ruang untuk aku perbaiki hal itu.

Kerna aku pun manusia

Bisa lalai bisa cuai bisa lupa malahan bisa alpa.



**************


Andai suatu hari nanti.

Aku pilih untuk menyepi.

Aku pilih untuk hilangkan diri.

Aku pilih untuk tidak peduli.

Maka kau tak perlu rayu pada aku lagi

Monday, October 31, 2016

Sigh

All i know are sad songs, sad songs

Darling, all i know are sad songs, sad songs



*********

"Aku rasa dah tak bermakna."

"Emmm."

"Aku tatau nak buat apa lagi."

"Emmm."

"Dunia ni kejam."

"Emmm."

"Aku malas nak terus hidup."

"Emmm."

"Aku dah takde hala tuju."

"Takde hala tuju?"

"Emmm."

"Createlah satu."

"Mana?"

"Syurga?"

"........"


*********



"Kenapa orang lain boleh hidup senang? Aku ni kenapa apa pun tak boleh?"

"Haa?"

"Kenapa banyak cabaran hidup kat aku?"

"Sebab kau manusia."

"So kalau aku ni ditakdirkan jadi alien aku tak ada lah kena hadap dugaan semua ni?"

"Kau tahu kenapa ada cabaran?"

"Kenapa?"

"Sebab Allah nak kau kuat."

"Tapi....."

"Allah takkan uji melebihi kemampuan kita."


**********

"Kau ni asyik terbang je."

"Errrr...so?"

"Tak bosan ke? Penat ke apa-apa ke?"

"Adalah juga penat tu tapi kalau bosan tu tak. Best tengok ciptaan Allah dari tempat tinggi."

"Kau takde rasa something ke?"

"Nak rasa apa?"

"Rasa nak bawa aku ikut kau terbang."

"Kenapa?"

"Sebab aku manusia."

"Kalau aku manusia sama macam kau dah lama aku bawa kau terbang."

"........."


************************


"Kenapa aku kena tipu dengan dia?"

"Kena tipu?"

"Aku dah jadi baik, dah setia, jujur apa semua, tapi dia buat macam ni kat aku."

".............."

"Tak cukup baik ke aku?"

Diam.

"Jawablah! Tak cukup baik ke aku?"

"Emmmm, kau baik."

"Habis tu kenapa aku kena tinggal?"

"Mungkin dia ada alasan sendiri."

"Mungkin juga...."

"Mungkin apa?"

"Orang setia selalu ke tipu."


Lalu dia berlalu pergi.



*********************


Ada mesej masuk. Aku buka.

"Perempuan semua sama."

Aku ambil masa sekejap untuk hadam. Lalu aku balas.

"Kenapa cakap macam tu?"

"Yelah. Dulu perempuan cakap lelaki semua sama. 
Sedangkan berapa kerat je yang buat dia rasa macam tu.
Tak adil kan?"

"So?"

"Kali ni aku nak cakap, perempuan semua sama.
Walaupun cuma dia seorang je yang buat aku macam ni."

* Sigh *

"Jangan jadi nila, untuk rosakkan sebelanga susu okayh."

Balas aku ringkas.


**********


Seriously lah. Makin nak dewasa ni. Macam makin banyak cabaran.

Hehe, cakap macam aku sorang je ada masalah.


Bila orang tanya aku, boleh tak nak putus asa?

Maka jawapan aku

Boleh. Boleh putus asa. 

Putus asa bila nyawa kau dah sampai kerongkong.

Masa kau tak boleh nak buat apa dah. 

Tapi selagi nyawa kau dikandung badan, jangan pernah putus asa.






**********



"Kau tahu kalau nak buat something apa yang kena betul?"

"Cara buat kerja."

"Salah."

"Dah tu?"

"Niat. Niat kau kena betul."


***********




Jangan jadi nila, untuk rosakkan sebelanga susu.

Labels

Perasaanku (19) Sayang (14) Ujian (13) Semangat (7) Ukhuwah (5) Cerpen (1) Suka (1) Yasmin J Hunwick (1)